www.supermanisdead.net

www.supermanisdead.net

Selasa, 29 Maret 2016

profil monkey boots



Kali ini gue ingin membahas soal band reggae bernama mongkey boots berikut ulasannya
Profile Band

Nama band : MONKEY BOOTS
Personil :
Denny : Vokal
Edwin : Terompet
Akbar : Gitar
Adam : GitarImage result for biodata lengkap monkey boots
Renato : Trombon
Reonaldo : Saksofon
Handaru : Drum

Indra : Bass
Genre : Reggae
Kota asal band : Jakarta, Indonesia
Bio/History : Band yang berasal dari Jakarta ini, memiliki base camp di bilangan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Mereka biasa memainkan musik dengan genre Rock Steady dan Ska. Berdirinya Monkey Boots berawal dari keinginan sekumpulan anak muda untuk membentuk sebuah band dengan genre musik Ska. Monkey Boots dipilih sebagai nama band dikarenakan menurut Dennny sang vokalis nama tersebut telah melekat pada figur band.

Band yang berdiri pada tahun 2004 ini, memiliki personil Denny, Edwin, Akbar, Adam, Renato, Reonaldo, Hadaru dan Indra. Sebenarnya hanya Handaru dan Edwin yang tersisa dari pendiri Monkey Boots, namun seiring berjalannya waktu bergabunglah beberapa personil yang lain hingga lengkap kembali.


Monkey Boots memiliki jam terbang yang tinggi, seperti sering tampil pada even-even kampus maupun dalam acara-acara scooter. Merekapun menjadi salah satu band yang tampil pada acara Reggae terbesar se-Asia Tenggara yaitu Indonesia Reggae Fest 2011.

Dalam jangka waktu dekat, Monkey Boots akan memecah telurkan sebuah album yang bertajuk Big Monkey. Sebenarnya materi album tersebut sudah selesai sejak lama, namun belum dirilis. Teman-teman Monkey Boots memiliki visi bahwa pada bulan September 2011 bila tidak ada kendala sudah dapat mengeluarkan album.

Album yang akan launching ini memiliki 10 lagu karya mereka sendiri, yang memiliki judul lagu Big Monkey, Rockin You Steady, Tundukan Hatimu, Fallin, Tunggulah Tunggu, Maka Terseyumlah, Indah Pada Waktunya, Coba Kau Rasa, Sederhana Banyak Cinta dan Luangkan Waktu. Monkey Boots sendiri sudah tergabung dalam sebuah label yaitu 267 Record, label tersebut yang membantu Monkey Boots untuk menyelesaikan album mereka.

Harapan Monkey Boots adalah dapat merealisasikan cita-cita bersama yaitu memecah telurkan album perdana mereka, selain itu juga mereka berharap agar dapat tetap melompat dan berayun di belantika musik Indonesia khususnya. Yang memiliki makna tetap bisa berkarya dan menghasilkan karya-karya yang bisa diterima dan dinikmati rakyat Reggae Indonesia dan bisa semakin melebarkan sayap dibelantika musik Indonesia khususnya.

Deni sang vokalis juga berpesan kepada teman-teman band Ska dan Reggae yang lain, bahwa jangan pernah berhenti berkarya, biarkan orang tidak menganggap musik kita akan tetapi kita jangan pernah takut untuk tetap terus berkarya. Menurut Denny musik Reggae adalah musik perdamain yang tercermin di dalam lirik-liriknya yang mengajarkan dan menyampaikan kedamaian. Sukses untuk Monkey Boots!

Selasa, 22 Maret 2016

personil TIPE X

Biografi Personil Tipe-X

BIOGRAFI PERSONIL "TIPE-X"



Tresno Riadi
Vocals
Place/ Date of Birth
Jakarta/ September 28, 1975
Influences
Tim Amstrong, Bob Marley





Billy
Guitar
Place/ Date of Birth
Jakarta/ October 19, 1977
Influences
Joe Satriani




Yoss
Guitar
Place/ Date of Birth
Jakarta/ October 5, 1975
Influences
Bon Jovi




Micky
Bass
Place/ Date of Birth
Jakarta/ September 11, 1977
Influences
Flea




Anto
Trombone
Place/ Date of Birth
Jakarta/ May 1, 1980
Influences
Bob Marley




Andi Toha
Saxophone
Place/ Date of Birth
Jakarta/ February 23, 1980
Influences
Kenny G




Aditya Pratama
Drums
Place/ Date of Birth
Salatiga/ June 10, 1978
Influences
Simon Phillip, Jeff Porcarro

biodata Superman is Dead

Superman Is Dead




Dari kiri ke kanan: Jerinx, Bobby Kool, dan Eka Rock
Latar belakang
Alias : SID
Asal :Bendera Indonesia Bali, Indonesia
Genre :Punk rock
Tahun aktif :1995 - sekarang
Label :Sony Music Indonesia , Sony BMG Indonesia
Situs web :http://supermanisdead.net
Anggota :Bobby Kool , Eka Rock , Jerinx

BIODATA BOBBY KOOL


I Made Putra Budi Sartika
Latar belakang
Alias :Bobby Kool
Genre :Punk Rock
Instrumen :Gitar
Tahun aktif :1995 - present
Label :Sony Music Indonesia
:Sony BMG Indonesia
Artis terkait :Superman Is Dead
Situs web :http://www.supermanisdead.net
Instrumen :khusus Gitar

I Made Putra Budi Sartika (lahir di Denpasar, 8 September 1977; umur 34 tahun; nama asli dari Bobby Kool) adalah personil dari grup musik asal Bali, Indonesia, Superman Is Dead. Di grup Superman Is Dead, Bobby memainkan instrumen gitar dan sekaligus sebagai vokalis.

BIODATA EKA ROCK




I Made Eka Arsana
Latar belakang
Alias :Eka Rock
Genre :Punk Rock
Instrumen :Bass
Tahun aktif :1995 - present
Label :Sony Music Indonesia
:Sony BMG Indonesia
Artis terkait :Superman Is Dead
Situs web :http://www.supermanisdead.net
Instrumen :khusus Bass

I Made Eka Arsan a (lahir di Negara, 8 Februari 1975; umur 36 tahun; nama asli dari Eka Rock) adalah personil dari grup musik asal Bali, Indonesia, Superman Is Dead. Di grup Superman Is Dead, Eka Rock memainkan instrumen bass.

BIODATA JERINX


I Gede Ari Astina
Latar belakang
Alias :Jerinx
Genre :Punk Rock
Instrumen :Drum
Tahun aktif :1995 - present
Label :Sony Music Indonesia
:Sony BMG Indonesia
Artis terkait :Superman Is Dead
Situs web :http://www.supermanisdead.net
Instrumen :khusus Drums

I Gede Ari Astina (lahir di Kuta, 10 Februari 1977; umur 34 tahun; nama asli dari Jerinx) adalah personil dari grup musik asal Bali, Indonesia, Superman Is Dead. Di grup Superman Is Dead, Jerinx memainkan instrumen drum dan di grup Devildice sebagai vokalis.


SUPERMAN IS DEAD

Superman Is Dead (disingkat SID) adalah sebuah grup musik dari Bali, bermarkas di Poppies Lane II - Kuta. Grup musik ini beranggotakan tiga pemuda asal Bali, yaitu: Bobby Kool sebagai gitaris dan vokalis, Eka Rock sebagi bassis, dan Jerinx sebagai drummer.

Pada awal mula kemunculan, sekitar akhir tahun 1995, SID terpengaruh gaya musik dari band-band asing seperti Green Day dan NOFX. Di kemudian hari, inspirasi musikal SID bergeser ke genre Punk 'n Roll à la grup musik Supersuckers, Living End dan Social Distortion.

Penggemar Superman Is Dead disebut Outsiders bagi yang laki-laki dan Lady Rose bagi yang perempuan.
Daftar isi

1. Sejarah
2. Album
3. Kuta Rock City
4. The Hangover Decade
5. Black Market Love
6. Angels & the Outsiders
7. Diskografi
8. Sony-BMG Music Entertainment Indonesia
9. Rilisan Sendiri
10. Kompilasi
11. Video Klip
12. Award
13.Pranala luar

          1. Sejarah
Superman Is Dead yang biasanya dipanggil SID terbentuk pada tahun 1995. Awal mula terbentuknya SID (Superman Is Dead) dimotori oleh anggota band heavy metal thunder bernama Ari Astina sering dipanggil Jerinx yang ingin membentuk band baru. Dan drummer band new wave punk diamond clash Budi Sartika yg biasa dipanggil Bobby Kool yang ingin menjadi gitaris dan vokalis.

Jerinx dan Bobby bertemu di Kuta Bali. Kedua orang itu kemudian sepakat untuk membentuk sebuah band. Pada saat itu bass masih diisi oleh additional bassist bernama Ajuzt. Band mereka pada awalnya membawakan lagu-lagu dari Green Day.

Hari berganti hari datanglah personil baru yang bernama Eka Arsana panggilannya Eka Rock. Eka menjadi resmi sebagai personil SID. Dulu nama bandnya bukan Superman Is Dead tetapi Superman Is Silver Gun. Kemudian karena nama Superman Is Silver Gun kurang cocok bergantilah menjadi Superman Is Dead atau SID. Superman Is Dead mempunyai arti yaitu bahwa manusia yang sempurna hanyalah illusi belaka dan imajinasi manusia yang tidak akan pernah ada.
        
        2. Album

  •  Kuta Rock City
Kuta Rock City dirilis secara resmi pada Maret 2003 dibawah label Sony Music Indonesia. Dengan single-single andalannya yaitu Punk Hari Ini dan Kuta Rock City yang kental dengan pengaruh Green Day dan NOFX langsung membuat nama SID disejajarkan dengan band-band rock.Selain beberapa lagu baru, SID juga menambahkan beberapa lagu lama dari album indie mereka tetapi dengan aransemen yang lebih baik dan baru. Album perdana SID ini langsung melambungkan nama SID sebagai band pendatang baru terbaik. Selain itu pula, ini merupakan langkah pertama SID di mayor label yang menimbulkan beberapa kontroversi di kalangan punk.

  • The Hangover Decade
Album yang dirilis tahun 2005 ini merupakan penanda 10 tahun SID berdiri. Di album keduanya SID masih mengambil jalur Punk seperti pada album Kuta Rock City, Di Album ini SID kembali memasukkan beberapa lagu lamanya seperti Long Way to The Bar, TV Brain, Bad bad bad, dan Beyond This Honesty.

  • Black Market Love

Album ketiga ini terkesan lebih dewasa[rujukan?], dengan lirik yang bercerita tentang kemarahan alam, keserakahan manusia, keadaan sosial dan politik. Dengan memasukkan unsur-unsur alat musik seperti akordion, trompet dan keyboards, seperti pada lagu Bukan Pahlawan dan Menginjak Neraka. Album ini dirilis tahun 2006.
  • Angels & the Outsiders

Album keempat yang dirilis tahun 2009 pada mayor label ini mengesankan bahwa semakin dewasanya SID. Masih seperti album sebelumnya, SID tetap mengandalkan lirik sosial dan perlawanan terhadap penindasaan. Album kali ini SID masih memainkan musik punkrock dengan sentuhan rock n' roll. Album SID ini menuai keberhasilan. Salah satunya adalah SID berhasil diundang ke Warped Tour Festival di Amerika Serikat dan melaksanakan tour di beberapa kota di USA. Ini merupakan keberhasilan SID karena merupakan satu-satunya band Indonesia dan band kedua di Asia yang dipanggil ke Warped Tour walaupun album mereka tidak dirilis di USA.

        3. Diskografi
Sony-BMG Music Entertainment Indonesia
  • Kuta Rock City (2003)
  • The Hangover Decade (2005)
  • Black Market Love (2006)
  • Angels & the Outsiders (2009)

      4. Rilisan Sendiri
  • Case 15 (1997)
  • Superman Is Dead (albm) (1998/1999)
  • Bad Bad Bad (2002)

       5. Kompilasi

100% Attitude (1999)
Artis: SID, Djihad, Commercial Suicide, dll
No Place To Get Fun (2002)
Artis: SID, Rocket Rockers, Respect, Naon, dll
New Generation Calling (2003)
Artis: SID, Rocket Rockers, Shaggy Dog, The Bahamas, dl

        6. Video Klip

2002 "White Town” Album “Bad Bad Bad” Director by Outsider Film
2003 "Kuta Rock City” Album ”Kuta Rock City” Director by Rizal Mantovani
2003 "Punk Hari Ini” Album “Kuta Rock City” Director by Ridwan
2004 "Muka Tebal” Album ”The Hangover Decade” Director by Outsider Film
2004 "Rock ‘N Roll Band” Album “The Hangover Decade” Director by Outsider Film
2004 "Disposable Lies” Album “The Hangover Decade” Director by Umum Production
2006 "Bukan Pahlawan” Album “Black Market Love ”Director by Eric Est Movie
2006 "Black Market Love” Album “Black Market Love” Director by Bob Calabrito
2007 "Menginjak Neraka” Album “Black Market Love” Director by Eric Est. Movie
2007 "Lady Rose” Album “Black Market Love ”Director by Eric Est. Movie
2007 "Goodbye Whiskey” Album “Black Market Love” Director by Outsider Film
2008, Superman Is Dead Rock-A-Bali Australian Tour 2007, Produksi outSIDer Inc, Format DVD, For Promotional Stuff Not for Sale
2009, "Kuat Kita Bersinar " Album " Angels and The Outsiders" Director by Patrick Effendy
2009, "Jika Kami Bersama- Featuring Shaggy Dog " Album " Angels and The Outsiders" Director by Patrick Effendy
2009," Saint Of My Life" Album " Angels and The Outsiders" ,A footage music video from SID American Tour 2009

7. Award

Superman Is Dead "Hot & Freaky People 2003” MTV Trax Magazine January 2003
June 2003 Superman Is Dead “MTV Exclusive Artist of the Month”
Double Platinum Sony Music for Kuta Rock City Album
2003, MTV Award “Most Favorite New Artist”
2003, AMI Award “The Best New Artist”
2004, SCTV Music Awards “The Most Famous Album Nominee, Pop Rock Category” for Kuta Rock City Album
2006, AMI Awards “The Best Rock Album Nominee” for Black Market Love Album
2006, “Superman Is Dead The Best Local Band” The Beat Awards.
20 the best Indonesian Album 2006 for The Black Market Love Album. Rolling Stones Magazine Januari 2007
150 the Best Indonesian Album for Kuta Rock City Album. Rolling Stones Magazine, Special Collectors’ Edition Desember 2007.
50 Hype Things in Indonesian Music Industrial 2008 for Superman Is Dead.
Trax Music & Attitude Magazine Edition Januari 2008.

DOWNLOAD LAGU SID
  1. ALL ANGEL CRY.mp3
  2. PUNK HARI INI.mp3
  3. SAINT OF MY LIFE.mp3
  4. HERE I AM.mp3
  5. KUTA ROCK CITY.mp3
  6. BLACKMARKEET LOVE.mp3
  7. BUKAN PAHLAWAN.mp3
  8. MUSUH SAHABAT.mp3
  9. MENGINJAK NERAKA.mp3
  10. PUNK HARI INI.mp3
  11. WE ARE OUT SAIDERS.mp3
  12. MENUJU TEMARAM.mp3
  13. LUKA INDONESIA.mp3
  14. KITA VS MEREKA.mp3
  15. JIKA KAMI BERSAMA.mp3
  16. MUKA TEBAL.mp3
  17. LADY ROSE.mp3
  18. KUAT KITA BERSINAR.mp3
  19. PUNK LOWRIDER.mp3
  20. BANGKIT DAN PERCAYA.mp3
  21. GRAVEYARD BLUES.mp3
  22. CERITA MALAM.mp3
  23. BAD BAD BAD.mp3
  24. THE BROKEN SONG.mp3
  25. CITRA OD.mp3
  26. GOODBEY WHISKEY.mp3
  27. JADILAH LEGENDA.mp3
  28. BEYOND THIS HONESTY.mp3
  29. GUGUR BUNGA.mp3

prody HARDCORE band


Hardcore Sajian Gendar Pecel

Hardcore Sajian Gendar Pecel

26 Mar 2014
8355 views
Sekumpulan manusia yang menamakan dirinya Gendar Pecel, hadir meramaikan scene hardcore tanah air. Terdengar aneh untuk sebuah nama band hardcore yang identik dengan nama khas rebellion scen hardcore, sebut saja seperti Outright, Lost It All, Final Attack, Kick It Out, Strength Hatred, dan lainnya. Namun inilah kenyataan, sebuah nama makanan khas jawa mereka ubah menjadi selosong peluru yang siap menembak musik cadas dengan liriknya yang jenaka.
Gendar Pecel yang beraliran hardcore tersebut diubah menjadi sebuah parodi. Beat-beat hardcore mereka padukan dengan judul lagu yang setiap bagian liriknya full dengan bahasa Jawa. Lirik-liriknya pun tak jauh dari kehidupan sehari-hari. Dengan nomor-nomor lagu seperti Doktrinasi Ramutu, Konco Bajingan, Marai Ngelu, Supot Lokal Benbenan Mufmen, dan lainnya yang membuat kita mengenyeritkan dahi ketika mendengar lagunya atau ketika menonton aksi mereka.
Band yang berasal dari Karanganyar, Jawa Tengah ini, memang sengaja membawakan karya mereka dengan cara komedi.
Gendar Pecel yang berformasikan Michael (vokal), Jhon Ndolo (gitar), Redolvo (Bass), dan Hernandes (drum) ini, beberapa hari yang lalu mempublikasikan video footage-nya Midak Kodok yang  notabenenya lagu yang berada di album perdananya. Sebelumnya, Band yang terbentuk awal tahun 2012 tersebut telah merilis EP Marai Ngelu di tahun yang sama.Penasaran? dengerin hardcore  dengan lirik lokal Jawa yang medok, Check below guys...hope you enjoy it

Rabu, 16 Maret 2016

Kisah Hidup Personil Superman Is Dead ||"Tukang Rakit"||"Tukang Oprek"||"Tukang Ojek"|| ( "S I D")




Di balik nama besarnya, tiga personil SID hidup sederhana. Jauh dari gemerlap musisi dengan jutaan penggemar.

Awal Februari lalu, band yang lahir di Kuta pada tahun 1995 ini masuk Billboard Uncharted urutan ke-14. Dua minggu sebelumnya mereka ada di urutan ke-23. Masuknya, SID dalam Billboard Uncharted ini karena popularitas dan intensitas mereka di jejaring sosial, seperti Facebook, Twitter, MySpace, dan seterusnya.

Di Facebook, merekalah musisi Indonesia dengan penggemar terbanyak: hampir 1,8 juta fans!

Masuk Billboard karena punya hampir 2 juta orang? Wow! SID makin jadi band yang besar dan gemerlap. Begitu pula dengan tiga personilnya, I Made Putra Budi Sartika alias Bobby, I Made Eka Arsana alias Eka, dan I Gede Ari Astina alias Jerinx.

Sebaliknya, mereka terlalu biasa untuk ukuran band dengan penggemar terbesar di negeri ini sekaligus musisi pertama dari Indonesia yang masuk daftar majalah musik bergengsi dunia, Billboard.

 
  • Tukang Rakit

Bobby tinggal di Jl Padma, sekitar Kampus Universitas Ngurah Rai, Denpasar Timur. Rumah kontrakan seluas 2,8 are ini, kata Bobby, hasil main band dan jualan baju.

Hal menarik tentang Bobby adalah hobinya merakit sepeda. Dia mengaku merakit sepeda sejak masih SD. Hobi itu masih dia lakukan hingga saat ini meski sibuk ngeband. Salah satu buktinya sepedanya sekarang yang dia pakai dalam sesi foto. Sepeda ini dia rakit sendiri dari rongsokan seharga Rp 100.000. “Ini buktinya,” kata dia sambil menunjukkan foto rongsokan bodi sepeda di Blackberry-nya.

Rongsokan itu kemudian dia rakit sendiri dengan tambahan perangkat lain, seperti setir, sadel, pedal, dan seterusnya. Total habis sekitar Rp 2 juta. Weleh. Jatuhnya mahal juga, Bli. Hehe..


Selain hobi merakit sepeda, dan tentu saja gowes, Bobby juga suka mendesain. Karena itu dia juga memproduksi pakaian dengan label sendiri, Electrohell. Label ini dia buat bersama Rizal Tanjung, temannya sesama surfer. Sebelum total main musik, Bobby memang surfer. Dia juga membuat desain pakaian surfing sebelum total main musik di SID dan membuat label sendiri.

Bobby juga bercerita SID dulu main dari konser ke konser tanpa bayaran sama sekali. “Dulu diajak main saja sudah senangnya bukan main,” katanya. Honor profesioanl mereka pertama kali adalah ketika tampil di acara Granat, konser ala mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Udayana, Bali.

Waktu itu SID dibayar Rp 400.000. “Pas terima duit itu senangnya bukan main. Waah, bisa juga dapat duit dari tampil,” kata Bobby.

Tapi itu dulu. Sekarang tarif manggung SID antara Rp 30 juta hingga Rp 50 juta. Tapi, tarif ini sangat bisa dinego. Kalau acaranya besar plus banyak sponsor, mereka memang pasang tarif segitu. Kalau acaranya amal, mereka bersedia datang meski hanya dibayar sebotol bir atau setangkai mawar. Hehe..

  • Tukang Oprek

Selama sekitar 16 tahun membangun band, kini personil SID menerima hasilnya. Begitu pula Eka dengan Harley Davidsonnya. Toh, dia mendapatkan itu semua karena sejak kecil sudah terbiasa bekerja keras.

Tiap kali melihat SID tampil, saya merasa Eka berperan seperti joker, tukang bikin suasana jadi lebih kocak. Dia menghidupkan suasana dengan omongan-omongannya, terutama dalam Bahasa Bali.

Namun, pada sesi foto kami di rumah Bobby, kami minta dia berpose sangat serius dengan menghadap layar komputer. Pose ini disesuaikan dengan minatnya, internet dan komputer.

Sejatinya, Eka memang geek. Dia salah satu pelopor penggunaan internet di Bali. Sejak tahun 2000 dia sudah akrab dengan programming dan coding. Maklum, saat itu dia bekerja sebagai desainer www.baliaga.com, media harian online milik NusaBali, koran lokal yang sebelumnya bernama Nusa Tenggara.

Eka awalnya lebih banyak bekerja untuk desain grafis. Namun, karena dia disuruh mengelola website, dia kemudian belajar ngoprek website, belajar tentang program, coding, CMS, dan tetek bengek seputar website. Dalam bahasa pekerja teknologi informasi, pekerjaan semacam ini disebut ngoprek.

Hasilnya, dia makin mahir ngoprek website, mulai dari konsep, desain, sampai coding. Eka pula yang membuat website www.supermanisdead.net. “Sampai sekarang juga masih sering ngerjain pesanan website dari teman-teman,” katanya. Untuk mengerjakan pesanan website itu, Eka punya usaha sendiri di www.disposablelies.com. Eka tak mau menggunakan CMS berbasis open source, seperti WordPress, Joomla, dan semacamnya.

“Kalau pakai open source lebih gampang dibobol orang,” katanya.

Untuk semua keahliannya itu, Eka belajar secara otodidak. Dia satu-satunya personil SID yang lulus kuliah. “Karena merantau. Jadi kasian kalau sudah jauh-jauh ke Denpasar tapi tidak lulus kuliah,” katanya.

Eka lahir dan besar di Negara, Jembrana, sekitar 3 jam perjalanan dari Denpasar ke arah Gilimanuk. Kedua orang tuanya guru. Karena itu, dia mengaku punya tanggung jawab untuk menyelesaikan kuliah.

Dan, dia berusaha keras untuk menyelesaikan kuliah itu. Pada tahun kedua kuliahnya, Eka sudah mandiri. Dia bekerja di dua tempat sekaligus. Pagi di kantor Baliaga. Malamnya di tempat lain. “Aku dulu pekerja keras. Keras sekali,” katanya.

Terbiasa bekerja keras sejak kuliah itu membuat Eka juga terbiasa dengan SID yang memulai karir dari dunia indie.

  • Tukang Ojek

Selama mengenal SID dari media atau cerita teman, Jerinx jadi sosok paling identik dengan SID. Dalam beberapa kesempatan diskusi tentang SID yang saya ikuti, Jerinx hadir mewakili SID. Jadi, kesan dia sebagai frontman memang tak terhindarkan.

Lewat status di Facebook ataupun twit personalnya, Jerinx paling sering mengangkat isu yang bagi banyak orang mungkin kontroversial. Misalnya, radikalisme, kelompok gay dan lesbian, dan semacamnya. Jerinx terlihat paling keras kalau ngomong. Sayang, saya tak punya cukup waktu untuk ngobrol bersamanya secara personal kecuali ketika bersama teman-temannya.

Namun, selama beberapa hari melakukan reportase tentang SID, saya menangkap hal totally different dari sosok paling gahar dan sangar di SID ini.

Hal yang membuat saya salut pada Jerinx adalah kendaraannya. Dia masih naik motor butut Supra Vit dengan nomor polisi yang sudah memutih. Motornya juga agak dekil. Motor yang sama saya lihat dipakai Jerinx saat kami bertemu di Hard Rock Radio.

Di balik nama besarnya sebagai frontman SID, band dengan fans mencapai 1,8 juta orang plus image tentang anak band yang bagi banyak orang adalah bad boy, penampilan Jerinx di luar panggung biasa saja. Dia lebih mirip tukang ojek daripada frontman band sejuta umat. Hehe..

Kamis pekan lalu, kami berencana memotret dia pas main surfing. Tapi, karena dia ada acara di Ubud, maka kami mengikutinya ke sana begitu selesai berkumpul di kantor manajemen SID.

Dia mau menunggu kami untuk berangkat bersama. Saya merasakan kehangatan dari Jerinx sebagai teman, atau setidaknya tuan rumah pada tamunya. Dia rendah hati sekali.. Sepanjang perjalanan menuju Ubud, Jerinx beberapa kali melambaikan tangan menjawab salam dari orang yang melihatnya.

Di luar urusan musik, Jerinx juga mengelola clothing sendiri dengan label Rumble. Toko ini berkantor pusat di Kuta. Kini dia membuka cabang di Ubud persinya samping pintu gerbang Museum Antonio Blanco di dekat jembatan Tukad Campuhan. Kamis pekan lalu Jerinx ke sana untuk melihat upacara adat (melaspas) toko bercat hitam dan merah tersebut.

Karena sudah sore dan capek setelah motret seharian, saya tak banyak bertanya pada Jerinx yang juga sibuk memeriksa persiapan pembukaan toko. Sore itu toko baru tersebut masih belum berisi apa pun.

Jerinx pernah jadi vegetarian antara 1997-2007. “Tidak tega saja lihat binatang disembelih,” katanya. Tapi, kini Jerinx sudah makan daging lagi. “Tidak kuat juga kalau harus selalu menghindari daging, terutama saat konser,” katanya.

Toh, Jerinx masih menghindari makan daging dari hewan berkaki empat, seperti kambing, babi, dan sapi. Pantangan semacam ini biasanya dilakukan oleh pemimpin agama Hindu di Bali, seperti pemangku dan pedanda. Tapi, Jerinx mengaku mengikuti pantangan ini bukan karena alasan religiusitas. Lebih karena alasan itu tadi, kasihan.

Alasan Jerinx itu kian menguatkan pendapat saya tentang SID dan para personilnya. Di balik gemerlapnya, di belakang jutaan penggemarnya para personil SID ini orang-orang yang amat bersahaja..

Selasa, 15 Maret 2016

Kapanlagi.com - Setelah sabar menanti, album terbaru Endank Soekamti akhirnya merilis album terbaru mereka yang berjudul SOEKAMTI DAY di Taman Budaya Yogyakarta, Rabu (16/02/2016). Tentunya banyak kejutan baru yang mereka berikan terlebih lagi album ini digarap secara outdoor di Gili Sudak, Lombok.
Ada 17 lagu baru yang menjadi tracklist di album SOEKAMTI DAY. Kerennya lagi, album ini juga dijual dengan package yang cukup unik yakni berupa boxset dengan berbagai isi keren yang salah satunya adalah album perdana dari Jalu.
Kejutan tak berhenti sampai di sini. Endank Soekamti juga memberikan satu terobosan baru yang pastinya nggak akan bisa kamu bayangkan sebelumnya. Kejutan itu berupa video lirik dengan versi bahasa isyarat untuk kawan-kawan yang memiliki kekurangan secara fisik.
Endank Soekamti bikin klip dengan bahasa isyarat © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto
Endank Soekamti bikin klip dengan bahasa isyarat © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto
Yap, semua lagu di album SOEKAMTI DAY dibuat ke dalam versi video lirik dengan bahasa isyarat dan diunggah di akun Youtube Endank Soekamti. Band asal Yogyakarta ini sebelumnya juga sempat membagikan proses pembuatan klip yang dibantu oleh Adis, personel dari Jungkat Jungkit dan Bimo.
Klip dengan bahasa isyarat ini tentunya diharapkan mampu membantu kawan-kawan yang memiliki kekurangan agar bisa menikmati lagu-lagu baru Endank Soekamti dengan nyaman. Terobosan baru ini pastinya disambut baik oleh publik. Hingga saat ini video lirik Sampai Jumpa sudah ditonton puluhan ribu kali hanya dalam waktu satu minggu saja.
Well, seperti apa sih terobosan baru Endank Soekamti yang berupa video lirik dengan bahasa isyarat itu? Yuk intip dulu salah satu klipnya yang berjudul Sampai Jumpa ini.